PEDIKULOSIS ANAK DI SALAH SATU PERUMAHAN DI BEKASI

Authors

  • Rika Suhesti STIKes Mitra Keluarga
  • Intan Kurniawati Pramitaningrum STIKes Mitra Keluarga

DOI:

https://doi.org/10.47522/jmk.v3i1.49

Keywords:

anak, kutu, pedikulosis, lingkungan bekasi

Abstract

Pendahuluan: Pedikulosis adalah iritasi kulit yang disebabkan oleh spesies kutu rambut Pediculus capitis. Pediculus capitis menyerang anak terutama di lingkungan yang padat dan akibat aktivitas bermain bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian pediculosis capitis di salah satu perumahan di Bekasi.

Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan desain crossectional. Pemeriksaan kutu rambut dilakukan pada 44 responden anak-anak pada rentang usia 3-12tahun. Penelitian dilakukan pada 10-15 Februari 2019 di salah satu perumahan di Cibitung Bekasi.

Hasil: Hasil penelitian mengenai pedikulosis pada anak usia 3-12 tahun yang positif mengalami kejadian pedikulosis yaitu 28 anak perempuan dengan persentase 85% dari 33 anak perempuan dan 4 anak laki-laki dari 11 anak laki-laki dengan persentase 36%.

Kesimpulan: Kejadian pedikulosis lebih tinggi dialami oleh anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-laki karena berkaitan dengan faktor resiko seperti jenis rambut, penggunaan handuk secara bersama, penggunaan sampo saat keramas, riwayat keluarga mengalami kutu rambut, rutinitas mengganti sprei tempat tidur seminggu sekali, tidur ditempat tidur secara bersama, menggunakan sisir bersama dan penggunaan aksesoris secara bersama.

References

Aditya, Menaldi, & Sungkar. 2013. Tingkat Pengetahuan mengenai Pemberantasan Pedikulosis di Pesantren X Jakarta Timur dan Sesudah Penyuluhan.Jurnal Kedokteran Indonesia (1). 53-57.

Akib, N., Sabilu, Y., & Fachlevy, A. F. 2017. Studi Epidemiologi Penyakit Pediculosis capitis Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 08 Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara. Jimkesmas(5), 1-11.

Albashtawy, M., & Hasnah, F. 2012. Pediculosis capitis Among Primary-School Children in Mafraq Governorate Jordan. Eastrern Mediterranean Health Journal La Revue de Sante de la Mediterraneorientale, 18, 30-43.

[CDC] Center for Disease Control and Prevention. 2017. Retrieved November 28, 2018, from cdc.gov/eid:https://www.cdc.gov/dpdx/pediculosis. Eliska

Eliska, N. 2015. Retrieved from dokument.tips/dokuments/pedikulosis-kapitis:http://dokument.tips/dokuments/pedikulosis-kapitis-55f3076e6d4a3.html

Fadilah, H. 2015. Perbedaan Metode Ceramah dan Leaflet Terhadap Skor Pengetahuan Santriwati Tentang Pediculosis capitis di Pondok Pesantren Al-Mimbar Sambongdukuh Jombang.

Gulgun, M., Balci, E., Kraoglu, A., Babacan, O., & Turker, T. 2013. Pediculosis capitis Prevalence and ist Associated Factors in Primary School Chilidren Living in Rural and Urban Areas in Kayseri Turkey. Journal of Public Health, 21, 104108.

Hadidjaja, P., & Margono. 2011. Dasar Parasitologi Klinik. Jakarta: FKUI.

Haghi, F. M., Golchin, M., Yousefi, M., Hosseini, M., & Parsi, B. 2014. Prevalence of Pediculosis and Associated Risk Fctors in the Girls Primary School in Azadshahr City Golestan Province. Journal of Health Sciences, 2, 63-68.

Irianto, K. 2013. Parasitologi Medis. Bandung: Alfabeta

Lukman, N., Armiyanti, Y., & Agustina, D. 2018. Hubungan Faktor-Faktor Risiko Pediculosis capitis terhadap Kejadianya pada Santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jember. Jurnal Agromedicine and Medical Sciences, 4, 102-109.

Maryanti, E., Lesmana, S. D., & Novira, M. 2018. Hubungan Faktor Risiko denga Infestasi Pediculus humanus capitis pada Anak Panti Asuhan di Kota Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Melayu, 1, 73-80.

Natadisastra, D., & Agoes, R. 2014. Parasitologi Kedokteran Ditinjau dari Organ Tubuh yang Diserang. Jakarta: EGC.

Nurlatifah, I., Astuti, R. I., & Indrasari, E. R. 2017. Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Sosial Ekonomi, dan Higiene dengan Kejadian Pediculosis capitis. Jurnal Pendidikan Dokter, 3, 574-580.

Rahman, Z. A., & Malik, D. A. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Pediculosis capitis Pada Santri Pesantren Rhodlotul Quran Semarang. Tesis. Saide, P. M., Pavia, N., Buenfil, J. R., Herrera, R. H., Ruiz, P. G., & Pilger, D. 2011.

Soedarto. 2016. Buku Ajar Parasitologi Kedokteran (2nd ed.). Jakarta: Sagung Seto.

Tohit, F. M., Rampal, L., & Sann-Mun, L. 2017. Prevalence and predictors of pediculosis capitis among primary school children in Hulu Langat Selangor. Department of Community Health, 12-17.

Wolff, K., & Richard, A. J. 2009. Color Atlas and Synopsis of Clinical Dermatology. USA: Mc Graw-Hill.

Downloads

Published

2022-06-03

How to Cite

Suhesti, R., & Pramitaningrum, I. K. (2022). PEDIKULOSIS ANAK DI SALAH SATU PERUMAHAN DI BEKASI. Jurnal Mitra Kesehatan, 3(1), 35–40. https://doi.org/10.47522/jmk.v3i1.49