PENETAPAN KADAR FLAVONOID PADA EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT JERUK LIMAU (Citrus x aurantiifolia (Christm.) Swingle)

Authors

  • Intan Kurnia Putri STIKes Mitra Keluarga
  • Niken Kanti Putri Nastiti STIKes Mitra Keluarga

DOI:

https://doi.org/10.47522/jmk.v4i1.102

Keywords:

Kolorimetri AlCl3, Citrus x aurantiifolia (Christm.) Swingle, Etil Asetat, Flavonoid, Spektrofotometer UV-Vis

Abstract

Pendahuluan: Tanaman jeruk nipis merupakan salah satu tanaman endemik indonesia yang telah banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Diketahui bahwa kandungan metabolit sekunder yang dimiliki tanaman jeruk nipis salah satunya adalah flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar flavonoid pada ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus x aurantiifolia (Christm.) Swingle).

Metode: Ekstraksi kulit jeruk nipis (Citrus x aurantiifolia (Christm.) Swingle) menggunakan metode maserasi dengan pelarut etil asetat. Penentuan kadar flavonoid dalam ekstrak etil asetat kulit jeruk nipis menggunakan metode kolorimetri dengan pereaksi AlCl3 dan menggunakan kuersetin sebagai standar pembanding pada panjang gelombang maksimum 430 nm dengan waktu operasi 50 menit.

Hasil: Rata-rata kandungan total flavonoid dalam ekstrak etil asetat kulit jeruk nipis adalah 0,64% (b/b) dengan nilai SD 0,0133 dan RSD 0,029%.

Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa kadar flavonoid total dari ekstrak kulit Jeruk Limau (Citrus x aurantiifolia (Christm.) Swingle) yang diekstraksi dengan menggunakan pelarut Etil Asetat sebesar 0,64% (b/b).

Author Biographies

Intan Kurnia Putri, STIKes Mitra Keluarga

Program Studi S1 Farmasi

Niken Kanti Putri Nastiti, STIKes Mitra Keluarga

Program Studi S1 Farmasi

References

Ahmad, A. R., Juwita, J., & Ratulangi, S. A. D. (2015). Penetapan Kadar Fenolik dan Flavonoid Total Ekstrak Metanol Buah dan Daun Patikala (Etlingera elatior (Jack) R.M.SM). Pharmaceutical Sciences and Research, 2(1), 1–10. Retrieved from https://doi.org/10.7454/psr.v2i1.3481

Aldi Rompas, R., Jaya Edy, H., & Yudistira, A. (2012). ISOLASI DAN IDENTIFIKASI FLAVONOID DALAM DAUN LAMUN (SYRINGODIUM ISOETIFOLIUM). ejournal.unsrat.ac.id. Retrieved 9 June 2021 from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/pharmacon/article/viewFile/487/380

Azizah, D. N., Kumolowati, E., & Faramayuda, F. (2014). PENETAPAN KADAR FLAVONOID METODE AlCl3 PADA EKSTRAK METANOL KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.). Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi, 2(2), 45–49. Retrieved from https://doi.org/10.26874/kjif.v2i2.14

Chang C. Yang M, W. H. C. J. (2002). Estimation of Total Flavonoid Content in Propolis by Two Complementary Colorimetric Methods. Journal of Food Drug Anal.

Da Silva, L. A. L., Pezzini, B. R., & Soares, L. (2015). Spectrophotometric determination of the total flavonoid content in Ocimum basilicum L. (Lamiaceae) leaves. Pharmacognosy Magazine, 11(41), 96–101. Retrieved from https://doi.org/10.4103/0973-1296.149721

Fitriansyah, S. N., Fidrianny, I., & Ruslan, K. (2017). Correlation of Total Phenolic, Flavonoid and Carotenoid Content of Sesbania sesban (L. Merr) Leaves Extract with DPPH Scavenging Activties. Available Online on Www.Ijppr.Com International Journal of Pharmacognosy and Phytochemical Research, 9(1). Retrieved 9 June 2021 from https://doi.org/10.25258/ijpapr.v9i1.8047

Hakim, A., (JSM), R. S.-J. S. M., & 2020, undefined. (n.d.). Narrative Review: Optimasi Etanol sebagai Pelarut Senyawa Flavonoid dan Fenolik. Journal.Umpalangkaraya.Ac.Id. Retrieved 9 June 2021 from http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/jsm/article/view/1641

J., B., & Mendham. (1994). Buku Ajar Vogel Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Khumaira Sari, A., & Ayuchecaria Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin, N. (2017). PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL DAN FLAVONOID TOTAL EKSTRAK BERAS HITAM (Oryza sativa L) DARI KALIMANTAN SELATAN. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (Vol. 2). Retrieved 9 June 2021 from http://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIIS/article/view/112

Nasucha, B. G., Niah, R., Anggraini, L., & Winola Exliscia. (2019). unci: antioksidan, aquadest, DPPH, IC 50 , kulit limau banjar ( Citrus reticulata ). Jurnal IImiah Ibnu Sina, 4(2), 295–304.

Nofita, D., Sari, S. N., & Mardiah, H. (2020). Penentuan Fenolik Total dan Flavonoid Ekstrak Etanol Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata J.R& G.Forst) secara Spektrofotometri. Chimica et Natura Acta, 8(1), 36. Retrieved from https://doi.org/10.24198/cna.v8.n1.26600

Puspitasari, A. D., Anwar, F. F., & Faizah, N. G. A. (2019). AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL DAN FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL, ETIL ASETAT, DAN n-HEKSAN DAUN PETAI (Parkia speciosa Hassk.). Jurnal Ilmiah Teknosains, 5(1), 1. Retrieved from https://doi.org/10.26877/jitek.v5i1.3490

RI, D. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

RI, D. (2008). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Stankovic, M. (2014). Total phenolic content, flavonoid concentration and antioxidant activity of Marrubium peregrinum L. Extracts. researchgate.net. Retrieved 9 June 2021 from https://www.researchgate.net/publication/230766461

Werdhasari, A. (2014). Peran Antioksidan Bagi Kesehatan. Jurnal Biomedik Medisiana Indonesia, 3(2), 59–68.

Winarsi, H. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisius.

Downloads

Published

2021-12-17

How to Cite

Putri, I. K. ., & Nastiti, N. K. P. . (2021). PENETAPAN KADAR FLAVONOID PADA EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT JERUK LIMAU (Citrus x aurantiifolia (Christm.) Swingle). Jurnal Mitra Kesehatan, 4(1), 36–42. https://doi.org/10.47522/jmk.v4i1.102